Penguatan Kompetensi Aparatur, Pemkot Lubuk Linggau Gelar Pelatihan Kepemimpinan
![]() |
Wakil Walikota Lubuklinggau (tengah) / Dok.Pemkot Lubuklinggau |
Jendelakita.my.id. - Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rustam Effendi, secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan III dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan II yang diselenggarakan Pemerintah Kota Lubuk Linggau di UPT Diklat pada Senin (25/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para pejabat struktural yang memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan. Dengan dibukanya kegiatan ini secara resmi, diharapkan proses pelatihan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta.
Plt Kepala BKPSDM Kota Lubuk Linggau, Dian Chandera, dalam laporannya menegaskan bahwa tujuan utama pelatihan ini adalah mewujudkan pejabat administrator dan pengawas yang memiliki kompetensi, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap perilaku dalam menjalankan tugas jabatannya. Kompetensi tersebut menjadi hal yang mutlak dimiliki oleh setiap pejabat agar dapat menjalankan amanah secara profesional. Ia juga menambahkan, “Selain itu, pelatihan ini juga untuk memastikan terjaminnya akuntabilitas jabatan administrator dan pengawas sebagaimana diatur dalam regulasi tentang manajemen PNS.” Pernyataan tersebut menegaskan bahwa peningkatan kualitas kepemimpinan tidak hanya dilihat dari kemampuan teknis, tetapi juga dari kepatuhan terhadap aturan serta tanggung jawab dalam mengemban jabatan.
Peserta yang mengikuti pelatihan ini tidak hanya berasal dari Kota Lubuk Linggau, tetapi juga mencakup peserta dari berbagai pemerintah daerah di Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jambi, serta dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kehadiran peserta dari lintas daerah dan instansi menunjukkan bahwa pelatihan ini memiliki cakupan yang luas serta diakui penting dalam konteks pengembangan kapasitas aparatur negara. Pertemuan lintas wilayah ini juga menjadi ajang saling bertukar pengalaman, pengetahuan, dan strategi yang dapat memperkuat jaringan kerja antarinstansi.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota H. Rustam Effendi menekankan bahwa pelatihan ini sangat penting sebagai wadah pembentukan pemimpin yang bersih, profesional, dan berintegritas. Ia menyampaikan, “Pejabat struktural adalah penggerak utama roda pemerintahan. Karena itu, mereka harus memiliki potensi manajerial yang mumpuni guna mendukung terwujudnya birokrasi kelas dunia yang efisien, transparan, dan berkinerja tinggi.” Pesan ini menggambarkan betapa pentingnya posisi pejabat administrator dan pengawas sebagai penentu keberhasilan jalannya pemerintahan. Profesionalisme dan integritas menjadi pondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan dipercaya masyarakat.
Selain itu, Wakil Wali Kota juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh serta menaati seluruh aturan yang berlaku. Disiplin dalam mengikuti setiap tahapan pelatihan diyakini akan memberikan dampak positif terhadap hasil yang diperoleh. Ia menambahkan, “Jadikan pelatihan ini sebagai kesempatan untuk membentuk kepemimpinan yang kuat, dengan didasari kemauan dan kemampuan untuk terus maju. Hasilkanlah inovasi, meskipun sederhana, yang dapat diterapkan di lingkungan kerja masing-masing. Inovasi itu harus mampu mempermudah pekerjaan dan meningkatkan pelayanan publik sehingga hasil kerja dapat terlihat nyata.” Melalui pesan tersebut, Wakil Wali Kota mengajak peserta untuk tidak hanya berhenti pada proses pembelajaran, tetapi juga mampu melahirkan terobosan yang bermanfaat bagi peningkatan kinerja birokrasi.
Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi penguatan kapasitas aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas dan fungsi secara optimal. Kolaborasi, inovasi, serta integritas menjadi kunci utama yang ditekankan dalam kegiatan ini. Harapannya, seluruh peserta mampu membawa hasil pembelajaran kembali ke unit kerja masing-masing dan mengimplementasikannya demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik serta tata kelola pemerintahan yang semakin maju.