Breaking News

Miras Diantara Barang Mewah di LP Cibinong Bogor Jawa Barat


 Penulis: H. Albar Sentosa Subari, S.H., S.U.  (Pengamat Hukum dan Sosial)

Jendelakita.my.id. - Masyarakat sudah mengetahui beredarnya video yang menjadi viral saat anggota Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Lapas Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Dalam video tersebut, terlihat beberapa adegan yang dinilai tidak semestinya terjadi.

Saat anggota Ombudsman tiba di area lapas, terjadi aksi saling dorong antara petugas lapas dan rombongan Ombudsman. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan, apakah petugas tidak mengetahui identitas anggota Ombudsman? Padahal, mereka datang dengan identitas yang jelas.

Setelah peristiwa tersebut, muncul persoalan lain yang menjadi perhatian. Dalam sidak itu, ditemukan hunian dengan fasilitas yang terbilang mewah, menyerupai fasilitas hotel, seperti sofa, televisi, kulkas, dan berbagai fasilitas lainnya. Kondisi tersebut terlihat berbeda dengan fasilitas yang umumnya digunakan warga binaan di blok-blok lapas.

Pihak lapas kemudian memberikan klarifikasi bahwa lokasi yang didatangi Ombudsman merupakan rumah dinas untuk pejabat lapas. Namun, penjelasan tersebut justru memunculkan pertanyaan lanjutan.

Salah satunya mengenai keberadaan botol minuman keras di dalam lemari pendingin. Muncul pertanyaan apakah minuman tersebut dikonsumsi oleh pejabat atau petugas lapas. Hal ini tentu masih perlu diverifikasi untuk memastikan kebenarannya.

Selain itu, masih terdapat sejumlah hal yang belum terungkap secara jelas. Di antaranya, apakah benar bangunan tersebut merupakan rumah dinas. Jika benar, perlu dijelaskan pula mengenai adanya dugaan bahwa tempat tersebut dihuni oleh warga binaan tertentu yang namanya sempat beredar di publik.

Jika dugaan tersebut benar, terdapat kemungkinan terjadinya perubahan fungsi fasilitas yang semestinya diperuntukkan bagi pejabat menjadi tempat yang digunakan oleh narapidana dengan akses tertentu.

Seluruh persoalan tersebut perlu dijelaskan secara transparan kepada publik agar duduk perkara sebenarnya dapat diketahui dengan jelas. Jika terbukti terdapat oknum petugas lapas yang melakukan pelanggaran hukum maupun etik, sanksi tegas perlu diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut penting agar kejadian serupa tidak terulang dan menjadi perhatian bagi lembaga pemasyarakatan lain yang tersebar di seluruh Indonesia.

Jika praktik serupa memang terjadi di tempat lain, persoalan tersebut perlu ditelusuri secara menyeluruh. Sebab, kondisi semacam ini dapat mengusik rasa keadilan masyarakat, termasuk warga binaan lain yang sama-sama menjalani pembinaan agar dapat kembali menaati hukum.

Peristiwa di Lapas Cibinong ini menjadi salah satu contoh yang mendapat perhatian publik setelah videonya beredar dan menjadi viral.