Breaking News

Mengejar Mimpi untuk Membanggakan Orang Tua


Tulisan oleh : Fathu Rizqi 

(Siswa SMA Negeri Tugumulyo / Peserta Bimtek Literasi BACA - DISKUSI - AKSI - Relima Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Lokus Kabupaten Musi Rawas)

Jendelakita.my.id. - Hampir 17 tahun menjalani kehidupan, terkadang saya merasa belum menjadi anak yang mampu membanggakan orang tua. Perasaan itu muncul ketika melihat teman-teman seusia saya telah meraih berbagai prestasi dan memenangkan lomba-lomba bergengsi. Saya terkadang merasa iri sekaligus mempertanyakan diri sendiri. Apalagi, saya menyadari bahwa selama ini saya mendapatkan fasilitas yang cukup baik untuk berkembang.

Namun, di sisi lain, saya memahami bahwa setiap orang memiliki proses dan waktunya masing-masing. Belum berhasil meraih prestasi yang membanggakan bukan berarti saya telah gagal sepenuhnya. Saya masih memiliki banyak kesempatan untuk belajar, berkembang, dan menemukan jalan yang dapat membuat orang tua bangga.

Saya berharap suatu saat nanti dapat membanggakan orang tua dengan cara saya sendiri. Salah satu impian terbesar saya adalah dapat pergi naik haji bersama orang tua. Saya ingin mewujudkan harapan tersebut dan memberikan kebahagiaan kepada mereka sebagai bentuk rasa terima kasih atas segala kasih sayang, dukungan, dan fasilitas yang telah diberikan.

Setelah lulus SMA, saya juga memiliki cita-cita untuk melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB). Saya membayangkan dapat tinggal di Bandung sebagai mahasiswa Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB serta bergabung dengan kegiatan atau organisasi mahasiswa yang ada di kampus.

Saya ingin merasakan kehidupan sebagai mahasiswa di Bandung. Saya ingin menikmati suasana Bandung setelah hujan, merasakan udara dinginnya, berjalan-jalan di Braga, mendaki gunung, dan merasakan berbagai pengalaman baru sebagai seorang mahasiswa.

Lebih dari itu, saya ingin menjadi mahasiswa yang berprestasi dan mampu menghasilkan inovasi yang dapat mempermudah kehidupan manusia, khususnya melalui bidang teknologi. Saya ingin membuktikan bahwa meskipun saat ini saya merasa belum mampu membanggakan orang tua, suatu hari nanti saya dapat mewujudkan impian tersebut melalui kerja keras, pendidikan, dan karya yang bermanfaat bagi banyak orang.