Bermain Dan Melihat Pemandangan Di Daerah Dataran Tinggi
Tulisan oleh : Vira Azzahra
(Siswa SMA Negeri Tugumulyo / Peserta Bimtek Literasi BACA - DISKUSI - AKSI - Relima Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Lokus Kabupaten Musi Rawas)
Jendelakita.my.id. - Pada awalnya, saya dan keluarga berniat pergi berwisata ke Curup saat hari libur. Setelah mempertimbangkan waktu yang tepat, akhirnya kami memutuskan untuk pergi pada Senin, 20 Juli 2026. Sebelum berangkat, kami mempersiapkan berbagai keperluan, seperti pakaian, makanan, obat-obatan, dan barang lainnya.
Setelah semua perlengkapan siap, ayah saya memeriksa kondisi mobil terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada bagian mesin yang mengalami kerusakan. Setelah selesai diperiksa, ayah langsung memanaskan mobil. Sementara itu, saya dan ibu bersiap-siap, sedangkan abang membantu mengangkut barang-barang yang telah disiapkan ke dalam bagasi agar tidak ada keperluan yang tertinggal.
Setelah semuanya selesai, kami berangkat menuju tempat tujuan. Dalam perjalanan, saya dan abang menikmati pemandangan yang sangat indah. Ketika melewati daerah pegunungan, udara terasa semakin dingin. Abang saya kemudian berkata, "Udara Daerah Sini Bisa Sedingin Ini Ya?" Ibu menjawab, "Ya, Nak Karena Daerah Ini Dataran Tinggi Makanya Udara Di Sini Berbeda Sama Udara Di Daerah Kita". Saya dan abang menjawab, "Oh, Begitu Ya Ibu". Setelah itu, ibu kembali bercerita tentang perbedaan kondisi daerah tersebut dengan daerah lainnya.
Tidak lama kemudian, saya dan keluarga tiba di tempat tujuan. Kami memarkirkan mobil, kemudian ibu membeli tiket masuk. Setelah mendapatkan tiket, kami semakin kagum melihat pemandangan di tempat tersebut. Suasananya sangat indah dan udaranya sejuk sehingga membuat kami betah berada di sana.
Kami kemudian mengabadikan kebersamaan dengan berfoto bersama. Bagi saya, momen seperti ini sangat berharga karena kebersamaan dengan keluarga merupakan kenangan yang akan selalu dirindukan. Sejauh apa pun perjalanan yang dilakukan, kebersamaan tetap menjadi hal yang membuat kami ingin berkumpul kembali.
Setelah selesai berfoto, kami mencari tempat untuk duduk dan menikmati makanan bersama. Beberapa jam kemudian, ketika azan berkumandang, kami segera mencari masjid atau musala terdekat untuk melaksanakan ibadah. Namun, dalam perjalanan menuju masjid, kami melihat kecelakaan antara dua sepeda motor. Akibat kejadian tersebut, perjalanan kami sempat terhambat karena kemacetan.
Meskipun perjalanan menuju masjid sedikit terlambat, kami tetap berusaha menjalankan ibadah. Setelah seluruh kegiatan selesai, saya dan keluarga bersiap untuk kembali ke rumah.
Perjalanan ini memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi saya. Saya merasa bahagia karena dapat menghabiskan waktu bersama keluarga meskipun hanya dalam waktu singkat dan dengan biaya yang tidak terlalu besar.