Breaking News

Dari Dispensasi hingga Menemukan Makna Menulis


 Tulisan oleh : Zahra Kevita Putri

(Siswa SMA Negeri Tugumulyo / Peserta Bimtek Literasi BACA - DISKUSI - AKSI - Relima Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Lokus Kabupaten Musi Rawas)

Jendelakita.my.id. - Seseorang datang ke kelasku membawa surat dispensasi. Surat itu ditujukan untukku.

Guru mata pelajaran kemudian bertanya, “dispensasi apa?”

Aku menjawab, “bimtek kepenulisan, bu.”

Setelah mendapat izin, aku segera keluar dari kelas. Langkahku terasa cepat, tetapi di dalam hati ada sedikit rasa gugup. Sesampainya di aula, suasana sudah cukup ramai. Aku merasa sedikit malu karena datang terlambat. Dengan menundukkan kepala, aku mencari kursi yang masih kosong, lalu memilih duduk di pojok.

Acara pun dimulai. Materi disampaikan oleh Bapak Relima Supriadi. Pada awalnya, aku hanya mendengarkan seperti biasa. Namun, semakin lama, kata-kata yang disampaikannya justru semakin melekat di pikiranku.

menulis bukan hanya keterampilan. menulis adalah cara kita meninggalkan jejak

Kalimat itu membuatku terdiam sejenak. Selama ini, aku menganggap menulis hanya sebatas kegiatan untuk menyelesaikan tugas. Namun, ternyata menulis memiliki makna yang jauh lebih luas.

karena menulis aku jadi tau, luka yang tak bisa kuucapkan bisa kusembuhkan lewat tinta

Sepulang dari aula hari itu, bukan hanya catatan yang kubawa, tetapi juga semangat baru untuk mulai menulis. Aku menyadari bahwa sebuah tulisan tidak harus selalu sempurna. Yang terpenting adalah kejujuran dan keberanian untuk menuangkan apa yang kita rasakan.

Karena siapa tahu, dari satu tulisan kecil yang kita buat, ada orang lain yang merasa ditemani dan tidak lagi merasa sendirian.