Relima Musi Rawas Ajak 65 Siswa SMP Negeri Pedang Gemar Membaca Melalui Seminar Literasi dan Brain Gym
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Relima dalam mendukung peningkatan kemampuan literasi sekaligus membangun kebiasaan membaca sejak usia sekolah. Literasi tidak hanya dipahami sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai sarana untuk memperluas wawasan, meningkatkan daya pikir kritis, serta membentuk karakter peserta didik yang lebih berkualitas.
Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dan berlangsung dalam suasana yang penuh semangat. Sejak awal acara, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan oleh panitia. Mereka aktif menyimak materi, menjawab pertanyaan dari pemateri, hingga berpartisipasi dalam berbagai aktivitas interaktif yang diselenggarakan selama kegiatan berlangsung.
Kehadiran program literasi tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SMP Negeri Pedang, Rudi Imawansyah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai mampu memberikan pengalaman belajar baru bagi para siswa. Menurutnya, kegiatan literasi merupakan salah satu sarana penting untuk mendukung proses pendidikan sekaligus membentuk karakter peserta didik yang gemar membaca dan senang belajar.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan, "kami menyambut baik kegiatan yang dilakukan untuk khusus untuk siswa dari Relima Perpusnas RI Lokus Kabupaten Musi Rawas" ujarnya.
Ia berharap sinergi antara sekolah dan Relima dapat terus berlanjut pada masa mendatang. Melalui kolaborasi yang berkesinambungan, manfaat program literasi diharapkan dapat menjangkau lebih banyak siswa sehingga mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan sekolah.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah seminar motivasi tentang pentingnya membaca sejak dini. Dalam sesi ini, para siswa diberikan pemahaman bahwa membaca bukan sekadar kewajiban akademik untuk menyelesaikan tugas sekolah, melainkan kebutuhan yang dapat membantu seseorang berkembang dan meraih cita-cita di masa depan. Membaca juga dipandang sebagai jendela dunia yang mampu membuka akses terhadap berbagai ilmu pengetahuan dan pengalaman baru.
Melalui materi yang disampaikan secara komunikatif dan menarik, siswa diajak memahami bahwa kebiasaan membaca dapat memperkaya kosakata, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperluas cara pandang terhadap berbagai persoalan. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan pelajar sehingga lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain seminar motivasi, peserta juga mendapatkan materi berupa senam otak atau brain gym yang dipandu oleh pemateri Relima Musi Rawas, Supriadi, MM. Kegiatan ini bertujuan membantu meningkatkan konsentrasi, fokus, serta kesiapan belajar siswa melalui serangkaian gerakan sederhana yang menyenangkan dan mudah diikuti.
Suasana kegiatan semakin hidup ketika para siswa mengikuti setiap instruksi brain gym dengan penuh semangat dan keceriaan. Kombinasi antara penyampaian materi literasi dan aktivitas fisik ringan tersebut menciptakan pengalaman belajar yang lebih segar, interaktif, dan tidak membosankan. Pendekatan ini juga membantu siswa untuk tetap fokus selama mengikuti kegiatan.
Melalui pelaksanaan program ini, diharapkan minat baca siswa semakin meningkat dan kemampuan belajar mereka dapat berkembang secara optimal. Kehadiran Relima Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Lokus Kabupaten Musi Rawas menjadi bukti bahwa penguatan budaya literasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, baik sekolah maupun komunitas literasi.
Program ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran formal di dalam kelas, tetapi juga melalui kegiatan pendukung yang mampu mendorong peserta didik untuk terus belajar, berpikir kritis, dan mengembangkan potensi diri. Dengan semangat kolaborasi yang terus terjaga, diharapkan akan lahir generasi muda yang cerdas, berwawasan luas, serta memiliki budaya membaca yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.


