Breaking News

Pernyataan Anggota DPRD Lahat Picu Polemik, Warga Desak Klarifikasi dan Permintaan Maaf


Jendelakita.my.id. - Pernyataan anggota DPRD Kabupaten Lahat dari Fraksi NasDem, Harlin, yang diduga menyebut Bupati Lahat dengan istilah “Bupati Pauk” memicu polemik di tengah masyarakat.

Sejumlah warga menilai pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan oleh seorang pejabat publik. Mereka menilai ucapan itu berpotensi melukai perasaan masyarakat serta mencoreng citra pemerintahan daerah.

Tokoh masyarakat Lahat menyampaikan bahwa sebagai wakil rakyat, anggota DPRD seharusnya menjaga etika komunikasi, terutama dalam menyampaikan kritik terhadap kepala daerah.

“Perbedaan pendapat itu wajar, tetapi harus disampaikan dengan bahasa yang santun dan tidak menyinggung,” ujar salah satu tokoh masyarakat, H. Marsudi Budi Yanto, Selasa (14/4/2026).

Warga pun mendesak Harlin untuk segera memberikan klarifikasi atas pernyataannya. Selain itu, permintaan maaf secara terbuka dinilai penting untuk meredakan situasi serta menjaga kondusivitas daerah.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari yang bersangkutan terkait polemik tersebut. (SMSI Lahat)