Kampanye Anti Hoaks di Simpang Lampu Merah RCA, PWI Lubuk Linggau Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi
Jendelakita.my.id. - Kampanye Anti Hoaks yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Lubuk Linggau berlangsung penuh semangat di kawasan Simpang Lampu Merah RCA, Jumat pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen insan pers dalam menjaga ruang informasi publik agar tetap sehat, berimbang, dan terpercaya. Para pengurus dan anggota PWI turun langsung membagikan selebaran edukatif kepada masyarakat serta mengajak pengguna jalan untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.
Ketua PWI Lubuk Linggau, Supriadi, mengatakan bahwa kampanye ini menjadi penting karena arus informasi di era digital sangat deras dan tidak semuanya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Menurutnya, hoaks tidak hanya menyesatkan opini publik, tetapi juga berpotensi memecah belah persatuan dan menimbulkan keresahan sosial. “Di tengah perkembangan media sosial yang begitu cepat, masyarakat harus semakin cerdas dalam memilah informasi. Jangan sampai kita ikut menyebarkan kabar yang belum tentu benar,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa peran pers, khususnya media arus utama (mainstream), sangat strategis dalam menjaga kualitas informasi. Media yang bekerja berdasarkan kode etik jurnalistik dan prinsip verifikasi berlapis akan menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan lengkap. Hal inilah yang membedakan produk jurnalistik profesional dengan informasi liar yang beredar tanpa sumber jelas di media sosial.
Dalam kegiatan tersebut, para wartawan juga mengajak masyarakat untuk menerapkan langkah sederhana sebelum membagikan informasi, seperti memeriksa sumber berita, membaca isi secara utuh, serta membandingkan dengan pemberitaan dari media terpercaya. Edukasi ini dinilai penting agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh judul sensasional atau potongan informasi yang menyesatkan.
Supriadi menambahkan bahwa jika berita yang tersiar, baik melalui media mainstream maupun akun media sosial pribadi, bukan hoaks, maka akan banyak manfaat yang dapat dirasakan bersama. Informasi yang benar, akurat, dan lengkap akan membantu masyarakat dalam mengambil keputusan yang tepat. Dalam konteks pemerintahan, misalnya, informasi yang valid dapat meningkatkan partisipasi publik dalam pembangunan serta memperkuat kepercayaan terhadap institusi negara.
Selain itu, penyebaran berita yang benar juga mampu menciptakan stabilitas sosial. Masyarakat tidak mudah terpecah oleh isu-isu provokatif yang sengaja dibuat untuk kepentingan tertentu. Dunia usaha pun akan lebih kondusif karena pelaku ekonomi tidak dibayangi oleh kabar bohong yang dapat merugikan reputasi maupun investasi. Dengan demikian, ekosistem informasi yang sehat akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan harmoni sosial.
Di era keterbukaan informasi, setiap individu pada dasarnya adalah “media”. Apa yang diunggah di akun pribadi dapat menjangkau ratusan bahkan ribuan orang dalam waktu singkat. Oleh karena itu, tanggung jawab moral dalam menyebarkan informasi menjadi sangat besar. Kampanye Anti Hoaks ini menjadi pengingat bahwa kebebasan berekspresi harus disertai dengan tanggung jawab dan etika.
Melalui kegiatan di Simpang Lampu Merah RCA ini, PWI Lubuk Linggau berharap kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat. Perang melawan hoaks bukan hanya tugas wartawan, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan membiasakan diri menyebarkan informasi yang telah terverifikasi, masyarakat turut menjaga persatuan, memperkuat demokrasi, dan membangun Kota Lubuk Linggau yang lebih cerdas dan berintegritas.