Breaking News

Pentingnya Komitmen dalam Wirausaha dan Tipsnya

 


Tulisan Oleh : Mutiara Bidari 

A. Komitmen sebagai "Akar" agar Bisnis Tidak Mudah Roboh

Bayangkan sebuah bisnis itu seperti menanam pohon. Komitmen itu adalah akarnya. Tanpa akar yang kuat, pohon itu akan langsung tumbang ketika ditiup angin kencang.

1. Modal Utama Saat Keadaan Sulit
Banyak orang mengira modal utama bisnis adalah uang. Padahal, uang bisa habis. Sedangkan komitmen itu adalah "modal mental" yang membuat kita tetap berdiri saat penjualan sedang sepi atau ada masalah dengan barang. Jika kita hanya mengandalkan semangat, semangat bisa saja hilang saat kita lelah. Tapi dengan komitmen, kita akan tetap bekerja karena kita merasa punya tanggung jawab untuk berhasil.

2. Fokus pada Tujuan, Bukan Gangguan
Dunia wirausaha penuh dengan godaan. Misalnya, baru sebulan jualan kopi dan melihat teman yang sukses jualan baju, lalu kita ingin pindah berjualan baju juga karena melihat teman kita yang sukses dalam berjualan baju. Komitmen membuat kita tetap fokus pada satu jalur sampai berhasil. Inilah yang disebut "tekun". Orang yang berkomitmen akan menghabiskan energi, uang, dan waktunya untuk memperbaiki apa yang kurang, bukan sibuk gonta-ganti jenis usaha. Karena menurut saya, jika kita terlalu sering mengganti jenis usaha malah akan membuat kita sendiri bingung kenapa usaha kita sulit untuk maju, karena kita tidak tahu di mana letak kekurangannya karena sibuk mengganti-ganti jenis usaha. Jadi, tetaplah fokus untuk mengembangkan dan memperbaiki usaha kita dan jangan ikut-ikutan orang lain.

B. Membangun Nama Baik dan Hubungan dengan Orang Lain

Di dalam bisnis, kita tidak bekerja sendirian. Kita berhubungan dengan pembeli, karyawan, dan pemasok barang. Di sini, komitmen berubah menjadi "kepercayaan".
Berikut hal yang bisa kita lakukan untuk membangun nama baik dan hubungan dengan orang lain:

1. Membuat Pelanggan Jadi Setia
Pernahkah kalian membeli makanan yang rasanya enak di hari pertama, lalu berubah menjadi tidak enak di minggu depan?
Itu tandanya penjualnya kurang komitmen pada kualitas. Jika kita berkomitmen selalu memberikan yang terbaik, pembeli akan merasa aman. Mereka akan datang kembali dan bahkan menceritakan kehebatan bisnis kita kepada orang lain (promosi gratis).

2. Menjadi Pemimpin yang Disegani
Jika Anda memiliki karyawan, mereka akan melihat cara Anda bekerja. Kalau bosnya saja sering malas-malasan atau mudah menyerah, karyawan akan ikut malas. Tapi, jika Anda menunjukkan komitmen tinggi (seperti selalu datang tepat waktu dan menjaga kejujuran), karyawan akan merasa segan dan ikut bersemangat untuk memajukan bisnis Anda.

3. Kepercayaan dari Pemasok (Supplier)
Jika Anda berkomitmen pada janji, misalnya janji membayar barang tepat waktu, pemasok akan menaruh kepercayaan kepada Anda. Di masa depan, ketika Anda butuh bantuan atau stok barang mendadak, mereka tidak akan ragu membantu Anda karena Anda memiliki catatan komitmen yang bersih.

C. Kunci Sukses Jangka Panjang dan Menghadapi Masa Depan

Di tahun 2025 ini, cara orang berbelanja dan berjualan berubah sangat cepat. Tanpa komitmen, bisnis Anda akan ketinggalan zaman.
Nah, agar tidak tertinggal oleh zaman, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, yaitu:

1. Mau Belajar Hal Baru
Komitmen bukan berarti kaku dan tidak mau berubah. Justru, Anda harus berkomitmen untuk terus belajar. Misalnya, saat ini zamannya berjualan lewat video pendek atau siaran langsung (live streaming). Meski sulit dipelajari, karena Anda berkomitmen bisnis harus maju, Anda akan memaksakan diri untuk belajar bagaimana cara pakainya. Dan inilah yang membuat bisnis tetap bertahan lama (awet).

2. Mengubah Kegagalan Menjadi Pelajaran
Bagi orang yang tidak punya komitmen, kegagalan adalah pintu keluar untuk berhenti. Tapi bagi wirausahawan sejati, kegagalan hanyalah salah satu anak tangga yang harus dilewati untuk naik ke atas.
Komitmen memberikan kita kekuatan dan pikiran untuk mengevaluasi: "Apa yang salah? Bagaimana cara memperbaikinya?" bukan "Siapa yang harus disalahkan?"

3. Hasil Tidak Akan Menghianati Proses
Kesuksesan bisnis tidak datang dalam semalam. Akan tetapi, ada proses panjang yang sangat melelahkan. Dan komitmenlah yang menjaga Anda agar tetap berada di jalur proses tersebut sampai akhirnya Anda memetik buah kesuksesan. Sederhananya: kepandaian bisa membuat Anda memulai bisnis, tapi hanya komitmen yang bisa membuat bisnis itu terus berjalan dan membesar.

Hasil Penelitian Bisnis Pangkas Rambut:

1. Kenapa Bisnis Pangkas Rambut Bagus?
• Setiap pria butuh
Rambut manusia tumbuh sekitar 1 cm setiap bulan. Artinya, pelanggan pasti akan kembali lagi untuk potong rambut setiap 3 sampai 4 minggu. Ini adalah "bisnis yang tidak ada matinya."
• Untungnya lumayan
Modal utamanya adalah keahlian tangan. Setelah alat dibeli, biaya harian (seperti listrik dan sabun) sangat kecil, sehingga keuntungan yang masuk ke kantong bisa lebih dari setengah harga potong rambut.

2. Apa yang Membuat Pelanggan Kembali Lagi?
• Bukan cuma potong rambut
Pelanggan terkadang lebih suka tempat yang menawarkan paket lengkap, seperti tambahan pijat pundak, cuci muka, atau sekadar kopi gratis.
• Nyaman itu nomor satu
Tempat yang bersih, harum, membuat pelanggan merasa nyaman.
• Pemilik yang ramah
Pelanggan sering kali "setia" pada satu tukang cukur bukan hanya karena potongannya bagus, tapi karena orangnya asyik diajak ngobrol.

3. Tantangan yang Perlu Diperhatikan
• Lokasi harus pas
Bisnis ini paling laris jika dekat dengan tempat tinggal orang (perumahan/kos-kosan) atau dekat dengan kampus dan kantor.

4. Tips Biar Cepat Laku di Tahun 2025
• Foto di media sosial
Orang sekarang mencari model rambut di Instagram atau TikTok. Menampilkan foto hasil potong rambut yang keren adalah iklan paling efektif.
• Bisa booking lewat WA
Orang malas antre lama. Jika pelanggan bisa daftar lewat WhatsApp dulu, mereka akan jauh lebih senang.

Kesimpulan:
Bisnis pangkas rambut adalah cara yang sangat bagus untuk mulai berwirausaha karena risikonya kecil, tapi pelanggannya selalu ada. Kuncinya adalah kebersihan tempat dan keramahan pelayanan.

Biodata Penulis

Mutiara Bidari lahir di Lubuklinggau pada tanggal 20 Januari 2008 dan merupakan warga negara Indonesia yang beragama Islam. Ia tinggal di Jalan Amula Rahayu RT 08, Marga Rahayu, Lubuklinggau Selatan II. Dalam perjalanan pendidikannya, Mutiara Bidari menamatkan SDIT An-Nida Lubuklinggau pada tahun 2019, kemudian melanjutkan ke MTs Pondok Pesantren Mazro'illah dan lulus pada tahun 2022. Pendidikan menengah atas ia selesaikan di MA Pondok Pesantren Mazro'illah Lubuklinggau pada tahun 2025. Saat ini, Mutiara Bidari sedang menempuh pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Agama Islam Bumi Silampari Lubuklinggau.