Breaking News

Belajar di Pagi Hari, Pelajaran Berharga tentang Usaha dan Niat

 


 Tulisan oleh : Elsa Nadia Nafi'ah

(Siswa SMA Negeri Tugumulyo / Peserta Bimtek Literasi BACA - DISKUSI - AKSI - Relima Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Lokus Kabupaten Musi Rawas)

Jendelakita.my.id. - Setiap hari, aku selalu bangun pagi sebelum waktu subuh. Setelah bangun, aku segera membereskan rumah. Meskipun harus bangun lebih awal dan melakukan berbagai kegiatan, aku tidak pernah merasa lelah ataupun mengeluh. Bagiku, bangun pagi menjadi awal yang menyenangkan untuk menjalani hari dengan semangat, karena selalu ada hal baru, kejadian baru, dan pengalaman baru yang akan ditemui.

Pagi ini, aku merasa lebih senang dari biasanya. Setelah selesai membereskan rumah, mandi, dan salat Subuh, tiba-tiba saja terlintas dalam pikiranku, "belajar sebentar untuk ujian matematika". Setelah selesai belajar, aku justru merasa heran dan berkata dalam hati, "kok tumben ya aku kepikiran belajar". Sebelumnya, aku sama sekali tidak pernah terpikir untuk belajar pada pagi hari.

Kemudian, aku teringat kejadian semalam sebelum tidur. Saat itu, aku merasa putus asa, kesal, dan lelah karena keesokan harinya akan menghadapi ujian matematika di kelas. Aku merasa malas membuka buku untuk belajar. Namun, di sisi lain, aku juga tidak ingin mendapatkan nilai yang rendah. Perasaan itulah yang akhirnya membuatku mencoba belajar pada pagi hari.

Setelah sampai di sekolah, aku merasa lega karena sudah menyempatkan diri untuk belajar. Saat ujian berlangsung, aku pun merasa lebih tenang dan dapat mengerjakan soal dengan lebih fokus.

Dari pengalaman tersebut, aku menyadari bahwa ketika kita mau berusaha dan belajar dengan sungguh-sungguh, Allah akan membantu dan mempermudah jalan menuju niat baik kita. Semua berawal dari niat dalam diri sendiri. Jika kita memiliki niat yang baik dan mau berusaha, insyaallah Allah akan selalu memberikan kemudahan dalam setiap langkah yang kita jalani.