Meraih Cita-Cita Menjadi Nakhoda dan Membahagiakan Orang Tua
Tulisan oleh : Abdurrahman as Sudais
(Siswa SMA Negeri Tugumulyo / Peserta Bimtek Literasi BACA - DISKUSI - AKSI - Relima Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Lokus Kabupaten Musi Rawas)
Jendelakita.my.id. - Saya sering merasa takut memikirkan masa depan. Saya khawatir tidak mendapatkan pekerjaan, tidak dapat mencapai tujuan yang saya impikan, atau menghadapi kehidupan yang lebih sulit ketika dewasa. Berbagai pertanyaan tentang masa depan sering terlintas dalam pikiran saya. Jika saya dapat bertahan hingga dewasa, apa yang akan menjadi tujuan hidup saya? Akan menjadi seperti apakah saya nantinya? Apakah saya mampu meraih cita-cita dan mendapatkan keberhasilan yang saya inginkan?
Saya juga terkadang memikirkan kondisi kesehatan saya ketika dewasa. Kekhawatiran mengenai masa depan dan kehidupan yang akan saya jalani terus terbayang dalam pikiran. Saya takut mengecewakan kedua orang tua jika mengalami kegagalan di masa depan. Saya juga khawatir ketika dewasa nanti saya tidak menjadi seseorang yang berarti atau tidak mampu mencapai sesuatu yang membanggakan.
Di sisi lain, saya memiliki cita-cita dan tujuan yang ingin saya wujudkan. Saya ingin menjadi nakhoda di kapal ternama dengan menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada jurusan Nautika. Selain itu, saya ingin menjadi seorang wirausaha agar memiliki penghasilan tambahan dan dapat mengembangkan kemampuan saya di bidang usaha.
Saya membayangkan kehidupan yang damai dengan menikmati suasana laut sekaligus menjalankan usaha yang sukses. Saya ingin memiliki kehidupan yang baik, mencapai cita-cita, dan memberikan kebahagiaan kepada kedua orang tua. Saya berharap dapat menjadi pribadi yang lebih baik, mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan, serta membuktikan bahwa usaha dan kerja keras dapat membawa saya menuju masa depan yang saya impikan.