Bupati Musi Rawas dan Wali Kota Lubuk Linggau Hadiri Pelantikan Rektor ITMS, Perkuat Komitmen Pengembangan Pendidikan Tinggi
| Foto: Diskominfotiksan Lubuklinggau |
Jendelakita.my.id. - Komitmen untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi di wilayah Musi Rawas dan sekitarnya kembali ditunjukkan melalui pelantikan Rektor Institut Teknologi Muhammadiyah Sumatera (ITMS) periode 2026–2030 yang berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Jumat (12/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud, Wali Kota Lubuk Linggau, jajaran Muhammadiyah, akademisi, serta berbagai unsur masyarakat yang memberikan dukungan terhadap kemajuan pendidikan tinggi berbasis teknologi dan inovasi di Sumatera Selatan.
Dalam prosesi pelantikan tersebut, Prof. Dr. H. Abid Djazuli, S.E., M.M. resmi dilantik sebagai Rektor ITMS periode 2026–2030 oleh Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diwakili oleh Suhendro Widodo. Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan ITMS yang terus berkembang sejak berdiri pada tahun 2022. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dalam acara tersebut menunjukkan besarnya harapan agar ITMS mampu menjadi institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan, Ridwan Hayatuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi yang lahir, tumbuh, dan berkembang bersama masyarakat. Menurutnya, kekuatan Muhammadiyah tidak hanya berasal dari para pengurus dan anggota yang terdaftar secara formal dalam organisasi, tetapi juga dari masyarakat luas yang secara sukarela dan penuh keikhlasan memberikan dukungan bagi keberlangsungan berbagai amal usaha Muhammadiyah.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan Muhammadiyah hingga menjadi salah satu organisasi terbesar dan berpengaruh di Indonesia tidak terlepas dari kontribusi masyarakat yang terus mendukung berbagai program organisasi. Dukungan tersebut menjadi modal sosial yang sangat berharga dalam membangun sektor pendidikan, kesehatan, sosial, dan berbagai bidang lainnya yang bertujuan menghadirkan kemaslahatan bagi umat dan bangsa.
Sementara itu, Suhendro Widodo menyampaikan bahwa pelantikan rektor tidak sekadar menjadi agenda seremonial administratif, melainkan merupakan amanah besar yang diberikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah kepada Prof. Abid Djazuli untuk memimpin sekaligus mengembangkan ITMS di masa mendatang. Ia menilai bahwa kepemimpinan baru memiliki peran strategis dalam menentukan arah pengembangan kampus agar mampu menjawab tantangan zaman yang semakin dinamis.
Menurut Suhendro, meskipun usia ITMS masih relatif muda sejak didirikan pada tahun 2022, kampus tersebut memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat pendidikan teknologi dan digital di kawasan Musi Rawas, Lubuk Linggau, dan wilayah sekitarnya. Potensi tersebut harus didukung dengan tata kelola kelembagaan yang kuat, peningkatan mutu akademik, serta pengembangan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa saat ini terdapat 164 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 20 perguruan tinggi telah berhasil meraih akreditasi unggul. Secara keseluruhan, jaringan PTMA didukung oleh sekitar 20 ribu dosen dan lebih dari 700 ribu mahasiswa. Data tersebut menunjukkan besarnya kontribusi Muhammadiyah dalam pengembangan pendidikan tinggi nasional.
Ia berharap ITMS yang kini telah memiliki lebih dari 600 mahasiswa dapat terus mengalami pertumbuhan yang signifikan hingga mencapai ribuan mahasiswa pada masa mendatang. Untuk mewujudkan harapan tersebut, diperlukan penguatan transformasi kelembagaan, peningkatan kualitas akademik, serta sinergi yang berkelanjutan antara rektorat, badan pembina harian, Muhammadiyah, dan pemerintah daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud, menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Dr. H. Abid Djazuli atas amanah yang diberikan sebagai Rektor ITMS periode 2026–2030. Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa ITMS semakin maju, inovatif, dan berdaya saing dalam menghasilkan lulusan yang unggul serta siap menghadapi tantangan era digital.
“Perguruan tinggi memiliki peran yang sangat strategis sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Karena itu, kami berharap ITMS terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Musi Rawas maupun Sumatera Selatan,” ungkapnya.
Menurut Bupati, keberadaan perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan inovasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar mampu menghasilkan berbagai terobosan yang bermanfaat bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.