Coaltrans Asia 2026, PTBA Soroti Kepastian Regulasi dan Keandalan Pasokan Batu Bara
Jendelakita.my.id. - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), bagian dari Holding Industri Pertambangan MIND ID, menegaskan komitmennya menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memastikan keandalan pasokan batu bara untuk pasar domestik dan global.
Komitmen tersebut disampaikan Direktur Komersial & Supply Chain PTBA, Rifqi Hari Muji, dalam ajang Coaltrans Asia 2026 di Bali, Senin (28/9/2026).
“Prioritas strategis PTBA adalah menjaga ketahanan energi domestik sekaligus menjadi mitra pasokan yang andal di pasar komoditas global. Kami terus mengoptimalkan operasional dan rantai pasok untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri serta menjaga komitmen kepada pelanggan internasional,” jelas Rifqi.
Salah satu pembahasan dalam forum tersebut berkaitan dengan rencana penerapan mekanisme ekspor batu bara melalui satu pintu lewat DSI yang dijadwalkan mulai 1 Januari 2027. PTBA menyatakan mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat tata kelola energi nasional.
Saat ini, perusahaan juga melakukan penyelarasan sistem pelaporan elektronik dengan sistem kepabeanan dan platform DSI. Namun, Rifqi menilai kejelasan petunjuk teknis, prosedur operasional, serta ketentuan kontrak ekspor diperlukan agar proses transisi berjalan lancar.
Menurutnya, kepastian regulasi menjadi faktor penting untuk menjaga kesinambungan pengiriman sekaligus mendukung perencanaan bisnis perusahaan.
Di tengah fluktuasi pasar energi global dan biaya logistik, PTBA terus meningkatkan efisiensi. Pada semester I 2026, perusahaan mencatat penurunan beban pokok pendapatan sebesar 2% melalui optimalisasi rasio pengupasan lapisan tanah (stripping ratio) dan penerapan disiplin operasional.
Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan transformasi bisnis terus dilakukan untuk menghadapi tantangan industri energi.
“PTBA berkomitmen menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan melalui penguatan operasional, tata kelola yang baik, dan pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab. Kami ingin memastikan kontribusi perusahaan mendukung kebutuhan energi nasional sekaligus memberikan nilai tambah bagi Indonesia,” ujar Bambang.
Selain menjaga pasokan batu bara, PTBA juga mendukung pengembangan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari transformasi bisnis jangka panjang.
“Partisipasi PTBA dalam Coaltrans Asia 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dengan pemangku kepentingan industri serta mendukung tata kelola yang transparan, kepastian regulasi, dan rantai pasok yang andal,” pungkas Bambang.