Apa Salahnya untuk Memulai
Tulisan oleh : Chika Aliya Zaskia
(Siswa SMA Negeri Tugumulyo / Peserta Bimtek Literasi BACA - DISKUSI - AKSI - Relima Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Lokus Kabupaten Musi Rawas)
Jendelakita.my.id. - Banyak orang pada zaman sekarang merasa takut untuk memulai sesuatu. Mereka khawatir terhadap penilaian orang lain, takut dianggap sok keren, atau bahkan takut mendapat komentar negatif. Padahal, berbagai kekhawatiran tersebut belum tentu benar-benar terjadi.
Lalu, apa salahnya untuk mencoba memulai? Kita tidak akan pernah mengetahui sejauh mana kemampuan yang dimiliki jika tidak berani mencoba. Dengan memulai, kita dapat mengetahui potensi diri sekaligus belajar dari setiap proses yang dilalui.
Hal tersebut dapat diibaratkan seperti sebuah karya tulis. Sebuah tulisan pada dasarnya berawal dari gagasan yang ada di dalam pikiran. Namun, bagaimana orang lain dapat menikmati gagasan tersebut jika kita tidak menuangkannya ke dalam tulisan dan menjadikannya sebuah karya?
Begitu pula dalam kehidupan. Kita tidak akan mengetahui kemampuan diri jika tidak pernah mencoba. Tanpa keberanian untuk memulai, seseorang akan sulit berkembang dan cenderung berada di tempat yang sama tanpa mengalami kemajuan.
Oleh karena itu, keberanian untuk memulai merupakan hal yang penting. Tidak masalah jika tulisan pertama kita masih kurang bagus atau belum banyak yang membacanya. Seorang penulis besar pun pernah berada di tahap awal dan memulai dari karya-karya sederhana yang mungkin belum mendapatkan perhatian.
Namun, mereka tidak menyerah. Mereka terus mencoba, belajar, dan berlatih hingga akhirnya mampu menghasilkan karya yang lebih baik dan dikenal banyak orang.
Penulis yang saat ini memiliki nama besar tidak akan sampai pada pencapaiannya jika dahulu tidak berani mencoba menulis. Begitu pula dengan kita. Semua pencapaian besar dapat berawal dari satu langkah kecil, yaitu keberanian untuk memulai.