BPMSS Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Dorong Keteladanan Rasulullah dalam Kehidupan
Jendelakita.my.id. - Perkumpulan Bakti Persada Masyarakat Sumatera Selatan (BPMSS) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menggelar kegiatan keagamaan di Resto Kedai 3 Nyonya, Jalan Kartini, Palembang, Selasa (25/8/2026).
Peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW tersebut menghadirkan Prof. Dr. dr. Yuwono, M.BioMed sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia mengangkat tema “Meneladani Sunnah Rasulullah SAW dalam Kehidupan Sehari-hari.”
Melalui kegiatan tersebut, para anggota BPMSS diajak untuk menjadikan sunnah Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Keteladanan Nabi diharapkan dapat membentuk umat Muslim yang tidak hanya baik dalam kehidupan dunia, tetapi juga memperoleh kebahagiaan di akhirat.
Acara dihadiri berbagai unsur BPMSS, mulai dari Dewan Pakar, Dewan Pengawas, Pengurus Harian hingga sejumlah anggota kelompok kerja. Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia Pelaksana Ir. H. Rumian Hurairi, M.H., dan Ketua BPMSS Dr. Hadi Prayogo.
Sejumlah tokoh BPMSS turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya anggota Dewan Pakar BPMSS, H. Albar Sentosa Subari, S.H., M.H., serta anggota Dewan Pengawas Drs. H. Solihin Daud dan Drs. H. Noer Muhammad.
Setelah rangkaian peringatan Maulid Nabi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah. Dalam kesempatan itu, para peserta membahas sejumlah program ke depan, termasuk rencana membangun kemitraan dengan pihak ketiga, pemerintah daerah, dan berbagai pihak lainnya.
Kemitraan tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai program pembangunan, khususnya di Sumatera Selatan dan secara umum turut berkontribusi bagi Indonesia.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi kesempatan bagi BPMSS untuk memperkuat kebersamaan dan semangat memberikan manfaat bagi masyarakat.