PERBANKAN ISLAM
Penulis: Ahmad Kamalul Khahfi
Perbankan Islam adalah sistem perbankan yang menjalankan kegiatan keuangan berdasarkan prinsip-prinsip syariat Islam yang diambil dari Al-Qur’an, Hadis, dan fiqih muamalah, dengan tujuan menghindari riba (bunga), gharar (ketidakjelasan), dan maisir (spekulasi/judi).
Secara sederhana, bank Islam adalah lembaga keuangan yang menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat dengan menggunakan akad-akad syariah serta sistem bagi hasil, bukan bunga.
•Sejarah Perkembangan Bank Islam
Bab ini menjelaskan awal munculnya perbankan syariah.
Poin pembahasan:
• Sistem keuangan pada masa Rasulullah
-Sudah ada praktik titipan (wadiah), kerjasama modal (mudharabah) dan perdagangan.
• Awal bank syariah modern
-Tahun 1963 Bank Mit Ghamr di Mesir menjadi eksperimen bank Islam pertama.
• Perkembangan di dunia
-Dubai Islamic Bank
-Islamic Development Bank
• Perkembangan di Indonesia
-Berdirinya Bank Muamalat Indonesia (1991).
-Dukungan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Tujuan utama bank syariah:
•Menghindari riba
•Memberikan alternatif sistem keuangan yang halal.
•Prinsip Fiqih Muamalah dalam Perbankan
Bab ini menjelaskan kaidah fiqih yang menjadi dasar transaksi bank syariah.
1.Kaidah utama:
الأصل في المعاملات الإباحة
•Hukum asal muamalah adalah boleh sampai ada dalil yang melarang.
2.Tidak boleh riba
•Riba adalah tambahan yang disyaratkan dalam pinjaman.
3.Tidak boleh gharar
•Transaksi harus jelas barang, harga, dan waktu.
4.Tidak boleh maisir
•Tidak boleh ada unsur perjudian atau spekulasi.
5.Harus ada kerelaan kedua pihak
•Disebut an-taradin minkum.
Dalil:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلَّا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ
(QS. An-Nisa: 29)
4. Konsep Akad dalam Bank Syariah
Bab ini menjelaskan akad yang digunakan dalam transaksi bank syariah.
1. Akad Titipan
Wadiah
Jenis:
•Wadiah yad amanah
•Wadiah yad dhamanah
Contoh:
•Giro di bank syariah.
2. Akad Bagi Hasil
Mudharabah
•Pemilik modal = shahibul maal
•Pengelola = mudharib
•Keuntungan dibagi sesuai kesepakatan.
Musyarakah
•Kedua pihak sama-sama menanamkan modal.
3. Akad Jual Beli
Murabahah
•Bank membeli barang lalu menjual kepada nasabah dengan margin keuntungan.
Salam
Pembayaran di muka, barang diserahkan kemudian.
Istishna
•Pemesanan barang yang harus diproduksi.
4. Akad Sewa
Ijarah
•Sewa menyewa barang atau jasa.
Contoh:
•Sewa alat atau kendaraan.
