Breaking News

Cinta


 Nama: Mujahidin 

            : mahasiswa STAI BS 

Menurut ilmuan 

Erich Fromm: Cinta bukan sekadar perasaan, melainkan tindakan aktif (seni) yang menuntut tanggung jawab, kepedulian, rasa hormat, dan pengetahuan

Pengertian cinta sangat beragam, karena dapat dilihat dari berbagai sudut pandang: perasaan, pikiran, hingga nilai spiritual. Secara umum, cinta dapat dipahami sebagai perasaan kasih sayang yang mendalam terhadap seseorang, sesuatu, bahkan kepada Tuhan, yang mendorong seseorang untuk peduli, berkorban, dan menjaga apa yang dicintainya.

Hal penting yang perlu dipahami adalah bahwa cinta ditanamkan oleh Sang Pencipta, entah sebagai ujian dalam kehidupan atau sebagai anugerah yang memberi makna.

Di kalangan anak muda, cinta sering kali tampak sederhana, tetapi penuh warna. Kehadirannya cepat, terasa dalam, dan tidak jarang tanpa logika. Pada usia ini, cinta lebih banyak digerakkan oleh perasaan—penuh semangat, namun belum selalu disertai kedewasaan.

Di era digital, cinta semakin mudah terlihat, tetapi juga rentan terhadap kesalahpahaman. Dari pengalaman tersebut, anak muda belajar tentang kepercayaan, kesetiaan, serta arti kehilangan.

Pada akhirnya, cinta bukan sekadar persoalan perasaan, melainkan juga proses pembelajaran menuju kedewasaan.