Aksi Kemanusiaan BEMNUS Silampari: Wujud Nyata Nilai Pancasila dan Cinta Tanah Air
Lubuk linggau – BEMNUS Silampari melaksanakan aksi galang dana dan doa bersama sebagai bentuk nyata kepedulian dan rasa kemanusiaan dari kawan-kawan mahasiswa terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan ini bukan sekadar aksi solidaritas, melainkan juga ajakan moral kepada seluruh masyarakat Lubuklinggau, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara untuk bersama-sama merealisasikan nilai-nilai luhur Pancasila, khususnya Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Doa bersama yang digelar ini dilaksanakan bersama Pemerintah Kota Lubuklinggau, dengan harapan menjadi ikhtiar spiritual sekaligus sosial untuk mendoakan para korban bencana agar diberikan kekuatan, ketabahan, serta keselamatan. Selain itu, doa juga dipanjatkan untuk NKRI agar senantiasa menjadi negeri yang aman, damai, tenteram, dan mampu mencapai kemerdekaan yang hakiki—merdeka secara lahir dan batin, adil secara sosial, serta berdaulat atas masa depan bangsanya.
Melalui kegiatan ini, BEMNUS Silampari juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan mencintai alam yang selama ini telah memberikan kebermanfaatan bagi kehidupan manusia. Bencana menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam, agar nilai hablu minal alam dapat benar-benar terwujud dalam kehidupan sehari-hari.
Kami mengajak masyarakat Silampari, bahkan seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, untuk membuktikan cinta tanah air melalui tindakan nyata. Karena sejatinya, cinta kepada bangsa dan negara tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui aksi konkret. Tindakan nyata selalu lebih bermakna daripada sekadar ucapan tanpa perbuatan.
Sekretaris Daerah BEMNUS Sumatera Selatan Muhammad Julian menyampaikan dan melaporkan bahwa, dari aksi galang dana yang dilaksanakan di Simpang RCA dan Kenanga II pada hari Sabtu, 14 Desember 2025, terkumpul dana sebesar Rp12.807.000 ditambah donasi dari Muratara sebesar Rp3.412.000. Dana awal dari Muratara sebesar Rp7.260.000 mengalami pemotongan biaya konsumsi sebesar Rp500.000(biaya perjalanan dari Muratara ke Lubuklinggau).
Selain dana tunai, terkumpul pula bantuan pakaian layak pakai dengan berat total 956,8 kg , yang disalurkan ke Sumatera Utara melalui JNT dengan biaya pengiriman Rp3.500/kg, sehingga total biaya pengiriman barang sebesar Rp3.348.800
Dengan demikian, total dana yang tersisa dan siap disalurkan sebesar Rp16.219.000, yang insyaallah akan disalurkan melalui DT Peduli Lubuklinggau pada hari Senin, 22 Desember 2025.
Semoga segala ikhtiar ini menjadi amal kebaikan bersama, membawa keberkahan, serta menjadi penguat solidaritas dan persaudaraan antar sesama anak bangsa. 🤍
Bersama kita kuat, bersama kita peduli.
