Breaking News

Pentingnya Literasi dalam Bermedia Sosial


 Tulisan oleh : Lutviana Ardian Rizki 

(Siswa SMA Negeri Tugumulyo / Peserta Bimtek Literasi BACA - DISKUSI - AKSI - Relima Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Lokus Kabupaten Musi Rawas)

Jendelakita.my.id. - Literasi merupakan kemampuan seseorang dalam membaca, menganalisis, memahami, serta menggunakan informasi secara kritis dalam kehidupan sehari-hari. Lalu, apa hubungan literasi dengan media sosial? Ternyata, keduanya memiliki hubungan yang erat. Literasi diperlukan agar seseorang mampu memahami berita dan berbagai informasi yang disampaikan melalui media sosial.

Saat bermedia sosial, seseorang kerap memberikan komentar atau kritik secara langsung tanpa terlebih dahulu membaca caption atau keterangan dari suatu unggahan. Hal tersebut dapat menimbulkan kesalahpahaman, keributan, bahkan perdebatan di media sosial. Akibatnya, orang-orang saling beradu argumen tanpa mengetahui apakah pendapat yang disampaikan tersebut benar atau salah.

Hal yang sama juga terjadi dalam kegiatan membaca. Terkadang, seseorang merasa malas membaca buku atau sumber informasi lainnya sehingga pengetahuan yang diperoleh menjadi terbatas. Padahal, membaca merupakan salah satu cara untuk mendapatkan informasi dan mengetahui kebenaran suatu hal.

Dalam menggunakan media sosial, kita juga harus berhati-hati dalam memahami berita yang beredar. Informasi yang dibagikan belum tentu benar dan dapat saja belum diketahui kebenarannya. Oleh karena itu, kita sebaiknya tidak langsung mempercayai atau memberikan komentar terhadap informasi yang belum terbukti kebenarannya. Bermedia sosial sangat membutuhkan literasi karena tanpa kemampuan literasi yang baik, kita akan kesulitan memahami isi artikel atau berita yang dibagikan.

Saat ini, banyak artikel dan informasi di media sosial yang mengandung hoaks atau kebohongan. Informasi semacam itu dapat membuat orang terpancing untuk memberikan komentar atau bahkan ikut menyebarkan sesuatu yang belum tentu benar. Oleh sebab itu, kita sebagai pemuda, orang tua, dan pengguna media sosial lainnya harus bijak dalam menggunakan media sosial.

Sebelum memberikan komentar atau kritik, sebaiknya kita mencari informasi dan memastikan kebenarannya terlebih dahulu. Dengan demikian, kita dapat menggunakan media sosial secara lebih bijak, bertanggung jawab, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya.