Breaking News

KORMI PALI Resmi Dikukuhkan, Pemkab Dorong Kebangkitan Olahraga Tradisional


Jendelakita.my.id. -  Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten PALI masa bakti 2026–2030 resmi dikukuhkan Ketua KORMI Provinsi Sumatera Selatan Hj. Samantha Tivani, Kamis (13/8/2026), di Pendopoan Kompleks Pertamina Pendopo.

Dalam pelantikan tersebut, Firdaus Hasbullah (FH) kembali dipercaya memimpin KORMI Kabupaten PALI untuk periode kedua. Acara itu dihadiri Bupati PALI Asgianto ST, sejumlah kepala OPD, Forkopimda, serta jajaran pengurus KORMI Sumsel.

Dalam sambutannya, FH menegaskan pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi awal gerakan untuk mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan.

"Hari ini adalah titik awal sebuah gerakan mengajak masyarakat kabupaten PALI kembali menjadikan olahraga sebagai budaya hidup. Bangsa yang kuat lahir dari masyarakat yang sehat, dan masyarakat yang sehat lahir dari kebiasaan yang baik," tandas FH.

FH menyebut KORMI PALI telah menyiapkan sejumlah program prioritas untuk periode 2026–2030. Fokusnya meliputi penguatan kelembagaan, peningkatan jumlah dan kualitas kegiatan olahraga masyarakat, pelestarian olahraga tradisional, serta penyelenggaraan event olahraga rekreasi.

"Kemudian melestarikan olahraga tradisional, mendorong lahirnya event-event olahraga rekreasi, menyiapkan atlet olahraga masyarakat dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, sekolah, komunitas dan seluruh pemangku kepentingan agar gerakan masyarakat hidup sehat benar-benar menjadi budaya," urainya.

FH juga mengapresiasi dukungan Pemkab PALI dalam berbagai kegiatan KORMI. Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat karena pembangunan masyarakat sehat dinilai sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur.

Ketua KORMI Sumsel Samantha Tivani optimistis olahraga tradisional di PALI semakin berkembang di bawah kepemimpinan FH. "Dengan pengalaman FH dua periode, saya yakin KORMI PALI semakin dikenal dan olahraga tradisional bisa kembali tumbuh menjadi suatu budaya. Karena KORMI merupakan organisasi yang sangat penting peranannya dalam memajukan olahraga tradisional," ucap Samantha.

Bupati PALI meminta KORMI fokus menjalankan program yang terukur, termasuk menghidupkan kembali permainan tradisional Enggar dan Bakiak. Ia menilai olahraga tradisional penting di tengah kebiasaan anak-anak menggunakan gadget.

"Pemerintah akan mensupport, karena olahraga tradisional adalah olahraga yang sangat murah. Dengan menghidupkan olahraga itu akan mengunggah kenangan, dan banyak manfaat dalam olahraga tradisional terutama melatih kekompakan," terang Bupati. Menurutnya, kegiatan tersebut juga dapat memperkuat interaksi sosial dan kebersamaan antarwarga.