Audiensi BPS dengan Sekda Lubuk Linggau: Data Akurat Jadi Fondasi Kebijakan Daerah
![]() |
| Foto: Dok. Pemkot Lubuk Linggau |
Jendelakita,my.id. - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuk Linggau, H. Trisko Defriyansa, menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lubuk Linggau di ruang kerjanya pada Rabu (28/1/2026). Audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kota Lubuk Linggau dan BPS, khususnya dalam penyediaan serta pemanfaatan data statistik yang akurat dan berkelanjutan. Data statistik memiliki peran strategis sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Pertemuan ini secara khusus membahas penyampaian rilis data statistik terbaru Kota Lubuk Linggau sekaligus agenda strategis BPS ke depan, termasuk pelaksanaan Sensus Ekonomi Nasional (SE) Tahun 2026. Dalam konteks pemerintahan modern, ketersediaan data yang valid dan terpercaya menjadi kunci utama dalam pengambilan keputusan publik. Oleh karena itu, sinergi antara BPS sebagai penyedia data dan pemerintah daerah sebagai pengguna data menjadi sangat krusial agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berbasis fakta lapangan.
Sekda Kota Lubuk Linggau menyambut baik agenda BPS pada tahun 2026, khususnya rencana pelaksanaan survei ekonomi nasional. Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah agar kegiatan sensus dan survei dapat berjalan optimal serta menghasilkan data yang komprehensif. Menurutnya, keterlibatan berbagai organisasi perangkat daerah akan memperkuat validitas data yang dikumpulkan oleh BPS.
“Seperti misalnya Bappenda bisa mendampingi tentang pepajakan, seperti pajak kendaraan, kemudian pada Dinas kependudukan serta Dinas KB yang juga memang nemiliki data,” katanya. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kolaborasi antarinstansi menjadi elemen penting dalam mendukung kelancaran sensus dan survei, mengingat setiap perangkat daerah memiliki basis data yang relevan dan saling melengkapi.
Selain aspek koordinasi teknis, Sekda juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan sensus dan survei. Ia meminta agar BPS dapat menyiapkan informasi yang jelas mengenai waktu dan tahapan kegiatan, sehingga dapat disebarluaskan melalui media sosial dan kanal informasi resmi pemerintah daerah. “Jadi pihak BPS mempersiapkan desainnya,” katanya. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat serta meminimalkan kesalahpahaman di lapangan.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Lubuk Linggau, Uray Navlandi, menjelaskan bahwa audiensi tersebut memiliki beberapa tujuan strategis. Di antaranya adalah melaporkan capaian pembangunan dan statistik Kota Lubuk Linggau, menyampaikan gambaran umum serta tahapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, serta membahas dukungan dan peran pemerintah daerah dalam menyukseskan agenda nasional tersebut. Selain itu, audiensi ini juga bertujuan untuk menjalin sinergi dan koordinasi lintas perangkat daerah guna menjamin kelancaran pelaksanaan sensus dan survei sepanjang tahun 2026.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun pemahaman bersama mengenai pentingnya data statistik yang berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah. Sinergi yang kuat antara BPS dan Pemerintah Kota Lubuk Linggau menjadi modal utama dalam mewujudkan kebijakan yang tepat sasaran, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
