Breaking News

Terima Kasih Pak Wali, Janji Kampanye Terbukti: Wali Kota Lubuklinggau Bagikan Seragam Sekolah Gratis


Jendelakita.my.id. - Program pembagian seragam sekolah gratis bagi siswa kembali menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menunaikan janji kepada masyarakat. Hal tersebut terlihat pada Sabtu, 20 Desember 2025, ketika Pemerintah Kota Lubuklinggau melaksanakan pembagian baju seragam sekolah gratis beserta atribut lengkap kepada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lubuklinggau. Kegiatan ini dilaksanakan sebelum pembagian rapor semester, sehingga menjadi momen yang tidak hanya bermakna secara administratif, tetapi juga emosional bagi para siswa dan orang tua. 

Program ini merupakan bagian dari realisasi janji Wali Kota Lubuklinggau saat masa kampanye, yang berkomitmen untuk meringankan beban pendidikan masyarakat, khususnya bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi. 

Kehadiran bantuan seragam sekolah ini disambut dengan antusias oleh para orang tua siswa, karena kebutuhan dasar pendidikan yang selama ini menjadi beban tambahan akhirnya mendapat perhatian langsung dari pemerintah daerah.

Rasa syukur dan kebahagiaan tampak jelas dari ekspresi para orang tua yang hadir dalam kegiatan tersebut. Salah seorang ayah siswa SMP Negeri 2 Lubuklinggau bahkan mengungkapkan rasa harunya saat menerima bantuan seragam gratis tersebut. 

Ia spontan mengucapkan, “Alhamdulillah, masyaalloh, barakallah”, sebagai bentuk ungkapan syukur atas perhatian yang diberikan oleh Wali Kota. Ungkapan tersebut mencerminkan betapa bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai material, tetapi juga memiliki makna spiritual dan sosial yang mendalam. 

Lebih lanjut, orang tua tersebut menyampaikan doa dan harapan tulus kepada pemimpin daerahnya dengan mengatakan, "Terimakasih pak Wali semoga pak Wali senantiasa diberi Alloh Subhanallahta'ala kesehatan, kemudahan dalam memimpin, berkelimpahan kebaikan serta kebaikan" ujar Ayah dari Orang Tua Siswa SMP Negeri 2 Lubuklinggau. 

Pernyataan ini menunjukkan adanya ikatan emosional antara masyarakat dan pemimpinnya ketika kebijakan publik benar-benar menyentuh kebutuhan riil warga.

Bagi sebagian keluarga, bantuan seragam sekolah ini memiliki dampak yang sangat signifikan. Salah satu orang tua siswa mengungkapkan kondisi ekonomi yang selama ini dihadapi keluarganya. Ia mengatakan, “Seragam ini sangat membantu kami, karena ana k kami hanya memilik 1 setel pakaian untuk dipakai sebelumnya sehingga tidak ada baju ganti, tambah orang tua siswa.” 

Pernyataan tersebut menggambarkan realitas sosial yang masih dihadapi sebagian masyarakat, di mana keterbatasan ekonomi berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan pendidikan anak. Dengan adanya seragam gratis beserta atribut lengkap, para siswa kini dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan lebih layak, percaya diri, dan nyaman tanpa rasa khawatir.

Secara umum, kebijakan pembagian seragam sekolah gratis ini dinilai sangat tepat sasaran dan membawa dampak positif bagi siswa maupun orang tua. Bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga menumbuhkan rasa bahagia dan semangat belajar bagi para siswa. 

Sebagaimana disampaikan oleh orang tua siswa, “Apa yang menjadi pemberian Walikota ini sangat membantu meringankan beban kami, dan membuat bahagia siswa.” 

Program ini menjadi contoh konkret bahwa janji politik yang direalisasikan dengan baik mampu meningkatkan kepercayaan publik serta memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. 

Dengan langkah nyata seperti ini, pendidikan yang inklusif dan berkeadilan di Kota Lubuklinggau semakin menemukan bentuk nyatanya.