Lebih dari Sekadar Padi: Hobi Bertani Sawah Jadi Terapi Stres Paling Ampuh
Penulis: Muhammad Rendiko Efritiansyah (Mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam)
Jendelakita.my.id. – Di tengah tuntutan pekerjaan yang semakin tinggi, masyarakat mulai mencari cara unik untuk menjaga kesehatan mental. Salah satu fenomena yang sedang tren adalah menjadikan aktivitas bertani sawah bukan sekadar mata pencaharian, melainkan sarana terapi stres yang efektif.
Fenomena ini terlihat nyata di kawasan Wisata Kasie, Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Jumat (6/3/2026). Area persawahan yang asri kini menjadi tempat pelarian positif bagi mereka yang jenuh dengan rutinitas perkotaan.
Muhammad Rendiko Efritiansyah, seorang penghobi tani yang mengelola petak sawah di waktu luangnya, mengaku bahwa terjun ke sawah adalah cara terbaik untuk memulihkan energi psikis. Baginya, menyentuh tanah dan merawat tanaman memberikan ketenangan batin yang sulit didapatkan di lingkungan kantor.
Dukungan serupa juga dirasakan dari pihak keluarga. Titin Sumarni, ibunda dari Muhammad Rendiko Efritiansyah, mengamini manfaat positif dari aktivitas ini.
“Bertani sawah itu melatih kesabaran. Ada kepuasan tersendiri saat melihat padi yang kita tanam tumbuh hijau hingga menguning. Proses dari menanam sampai panen ini benar-benar membuat pikiran sejuk dan tenang, sangat ampuh menurunkan tingkat stres,” ujar Titin Sumarni.
Selain sebagai instrumen kesehatan mental, hobi ini juga memiliki nilai tambah. Hasil panen yang diperoleh turut memberikan keuntungan secara finansial. Hal ini menjadikan bertani sebagai hobi yang produktif sekaligus menyehatkan secara spiritual.
Dengan suasana alam Wisata Kasie yang mendukung, aktivitas ini membuktikan bahwa kembali ke alam merupakan salah satu kunci menjaga keseimbangan hidup di era modern.