Budaya Membaca, Bekal Mahasiswa Menuju Generasi Cerdas
![]() |
| Dokumentasi: perpustakaan UNAIR |
Jendelakita.my.id. - Di tengah kesibukan dunia modern, membaca sering kali dianggap sebagai kegiatan yang membosankan. Namun, bagi mahasiswa, membaca tetap menjadi kunci penting untuk membuka jendela ilmu pengetahuan.
Penelitian dari New York University bahkan menunjukkan bahwa membaca bukan hanya membuat otak semakin cerdas, tetapi juga membantu seseorang memahami perasaan orang lain. Dengan kata lain, membaca mampu menumbuhkan empati dan memperbaiki kualitas interaksi sosial.
Kini, bacaan tidak lagi terbatas pada buku. Internet menyediakan berbagai sumber informasi yang dapat diakses dengan mudah. Meskipun demikian, banyak ahli menyarankan agar mahasiswa tetap membiasakan diri membaca buku cetak. Membaca dari buku diyakini mampu memberikan pengalaman yang lebih mendalam serta menjaga konsentrasi.
Membangun budaya membaca di kalangan mahasiswa bukan sekadar tugas individu, melainkan juga tanggung jawab bersama. Jika kebiasaan ini terus dijaga, bukan mustahil akan lahir generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak dan penuh empati.
