Lubuklinggau catat Inflasi Terkendali, Ini Kata PLT. Asisten II
Heri Zulianta juga menyoroti meningkatnya Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kota Lubuk Linggau akibat banyaknya event yang digelar, seperti Karnaval Malam dan STA yang akan dilaksanakan pada Oktober mendatang. "Event-event besar ini menjadi strategi penting dalam meningkatkan sektor pariwisata sekaligus mendongkrak perekonomian daerah," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Lubuk Linggau, Uray Naviandi, menjelaskan bahwa rilis bulanan ini mencakup perkembangan harga, pariwisata, transportasi, hingga kemiskinan. Ia juga menyebutkan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi per 1 September 2025 turut memengaruhi laju inflasi. Harga Dexlite turun dari Rp14.150 menjadi Rp13.900, Pertamina Dex dari Rp14.450 menjadi Rp14.150, dan Pertamax Turbo dari Rp13.500 menjadi Rp13.400. Penurunan harga BBM tersebut mengikuti tren minyak dunia dan nilai tukar rupiah.
Selain itu, beberapa komoditas seperti bawang merah, tomat, dan beras mengalami penurunan harga berkat kelancaran distribusi, produksi, serta dukungan program pengendalian inflasi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), operasi pasar, dan bantuan pangan. Namun, harga cabai dan daging ayam ras sempat mengalami kenaikan akibat faktor cuaca dan penurunan pasokan.
(Ril/Diskominfo)
