Breaking News

Bimtek Kepenulisan SMAN Tugumulyo: Mendorong Siswa Gemar Membaca dan Menulis


 Tulisan oleh : Lira Agustina

(Siswa SMA Negeri Tugumulyo / Peserta Bimtek Literasi BACA - DISKUSI - AKSI - Relima Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Lokus Kabupaten Musi Rawas)

Jendelakita.my.id. - Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan merupakan kegiatan yang berkaitan dengan kemampuan menulis, menciptakan karya tulis, serta menuangkan ide dan gagasan ke dalam bentuk tulisan.

Dalam proses menulis, seseorang membutuhkan ide, inspirasi, referensi, dan gagasan untuk menghasilkan sebuah karya. Selain itu, kemampuan berpikir juga menjadi bagian penting karena berbagai ide dan inspirasi perlu dikembangkan agar dapat menjadi tulisan yang utuh.

Proses menulis dapat dimulai dari sebuah coretan sederhana atau tulisan yang masih bersifat abstrak. Dengan pengembangan dan proses kreatif, tulisan tersebut dapat menjadi sebuah karya yang bahkan berkembang menjadi sebuah buku.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menulis. Kegiatan tersebut dapat dilakukan menggunakan media elektronik maupun non-elektronik. Selama memiliki niat dan kemauan, setiap orang dapat menuangkan pemikiran dan gagasannya ke dalam sebuah karya.

Namun, dalam menulis terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan, antara lain penggunaan tanda baca, kata baku, penyusunan paragraf, serta pengembangan ide dan gagasan.

Kegiatan membaca dan menulis juga dapat mendorong tumbuhnya budaya literasi. Di Indonesia, tingkat literasi masih perlu terus ditingkatkan. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, nilai Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) berada pada angka 40,06, sedangkan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) mencapai 54,8.

Masyarakat Indonesia masih perlu meningkatkan budaya literasi karena kemampuan membaca dan menulis memiliki peran penting dalam kehidupan sepanjang hayat.

Salah satu upaya untuk meningkatkan literasi adalah membangun dan menghadirkan perpustakaan di wilayah yang masih minim akses literasi, termasuk daerah pelosok dan perdesaan. Perpustakaan juga tidak selalu harus berupa bangunan. Kendaraan dapat dimanfaatkan sebagai perpustakaan keliling sehingga layanan membaca dapat menjangkau lebih banyak wilayah.

Literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga mengenai bagaimana seseorang belajar, memahami, dan mengembangkan pengetahuan. Semakin besar minat terhadap literasi, semakin besar pula peluang tumbuhnya kebiasaan positif tersebut.

Mari ciptakan generasi yang gemar berliterasi.

Bersama Bimtek Kepenulisan SMAN Tugumulyo, baca, diskusi, aksi.

Rabu, 9 September 2026
Mataram